Numbers for Nature Training Institute
Ekonomi dan Pembiayaan Konservasi untuk Praktisi Lingkungan
Perjalanan pelatihan Conservation Strategy Fund (CSF) di Indonesia dimulai sekitar tahun 2015, berlandaskan visi untuk memperkenalkan ekonomi lingkungan sebagai alat praktis dalam mendukung konservasi dan pembangunan. Pada tahap awal, CSF Indonesia banyak mendapat manfaat dari kontribusi para ahli internasional yang membawa perspektif dan pengalaman global, di antaranya Kim Bonine, David Johnson, Rhona Barr, John Lynham, dan Natalia Sanin. Seiring waktu, fondasi ini berkembang menjadi kapasitas lokal yang kuat, dengan banyak pengajar yang lahir dari program Training of Trainers kami sendiri. Saat ini, CSF Indonesia bangga memiliki jaringan pakar Indonesia yang terus berkembang dan berperan aktif dalam mengadaptasi pengetahuan ekonomi lingkungan ke konteks lokal.
Program fellowship kami berfokus pada pengembangan riset terapan di bidang ekonomi lingkungan, khususnya melalui Marine Fellowship Program (MFP) dan Groundwork Analysis (GWA). Program-program ini tidak hanya menyediakan pendampingan teknis, tetapi juga memberikan hibah kecil untuk mendukung pelaksanaan studi ekonomi lingkungan. MFP maupun GWA dirancang untuk memperkuat kapasitas tim riset, khususnya para ketua tim, melalui pelatihan yang terarah serta pendampingan. Melalui pendekatan ini, CSF Indonesia memastikan bahwa hasil riset yang dihasilkan tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga berdampak dalam mendukung pengambilan keputusan lingkungan yang lebih baik.
Untuk menjawab beragam kebutuhan pembelajaran, CSF Indonesia mengelompokkan program pelatihannya ke dalam tiga kategori utama: pelatihan flagship, pelatihan terapan (applied training), dan pelatihan dukungan teknis (technical support training).
Pelatihan unggulan (flagship training) menawarkan pembelajaran komprehensif mengenai ekonomi lingkungan. Program ini mencakup topik-topik utama seperti Dasar-Dasar Ekonomi, Kebijakan Lingkungan, Ekonomi Sumber Daya Alam, Jasa Ekosistem dan Valuasi Lingkungan, Analisis Biaya-Manfaat, serta Pembiayaan Konservasi. Disampaikan oleh pengajar internasional dan nasional, pelatihan flagship memberikan landasan konseptual dan praktis yang kuat. Contohnya adalah Economic Tools for Marine Conservation in Indonesia dan Economic Tools for Fisheries and Marine Conservation in Indonesia.
Pelatihan terapan (applied training) dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik melalui materi yang disesuaikan. Pelatihan ini mengadaptasi konsep ekonomi lingkungan ke sektor atau konteks kebijakan tertentu. Contohnya meliputi valuasi ekonomi untuk masyarakat adat, Training of Trainers dalam ekonomi lingkungan,penandaan anggaran hijau, PDRB Hijau, pembangunan berkelanjutan, ekonomi lingkungan untuk akuakultur, ekonomi dan pembiayaan untuk Kawasan Konservasi Perairan (MPA), perencanaan skenario, serta analisis dampak sosial ekonomi pada proyek Giant Sea Wall.
Pelatihan dukungan teknis (technical support training) melengkapi pelatihan flagship dan terapan dengan memperkuat keterampilan spesifik yang dibutuhkan dalam studi ekonomi lingkungan. Contohnya meliputi pelatihan pemodelan lanskap berkelanjutan, penulisan ilmiah, infrastruktur berkelanjutan, pendekatan lanskap berkelanjutan untuk Sintang Lestari, serta Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).