Pembiayaan Inovatif untuk Pengelolaan Bentang Alam dan Laut Indonesia

CSF Indonesia berkontribusi dalam proyek Innovative Finance for Indonesia’s Land and Seascapes, sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat pembiayaan berkelanjutan bagi pengelolaan bentang alam dan laut secara terpadu di Indonesia. Proyek ini berangkat dari pemahaman bahwa degradasi daratan dan laut saling terkait, sehingga diperlukan pendekatan ekonomi dan kebijakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir (reef-to-ridge).

Proyek ini merupakan bagian dari SOLUSI (Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia), yang dipimpin oleh konsorsium GIZ bersama ICRAF, SNV, Yayasan KEHATI Indonesia, dan mitra lainnya. SOLUSI bertujuan mendorong pengelolaan berbasis ekosistem untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati, restorasi ekosistem, serta pengembangan ekonomi hijau dan biru yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Dalam kerangka ini, CSF Indonesia dipercaya untuk melakukan kajian pembiayaan inovatif di tiga wilayah percontohan: Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, dan Kepulauan Bangka Belitung. Ketiga wilayah ini memiliki karakteristik dan kebutuhan investasi yang berbeda, mulai dari kawasan konservasi laut yang luas, tekanan aktivitas pertambangan, hingga lanskap pertanian dan kehutanan yang bernilai ekonomi tinggi. 

CSF Indonesia melakukan penilaian pembiayaan bentang alam dan laut dengan memetakan pemangku kepentingan, menelaah mekanisme pendanaan yang ada, serta mengevaluasi alokasi anggaran untuk pembangunan berkelanjutan. Analisis ini juga mencakup potensi sumber daya alam, peluang pengembangan skema pembiayaan inovatif, serta integrasi prinsip pendanaan responsif gender dalam strategi investasi.

Berdasarkan temuan tersebut, CSF Indonesia menyusun rekomendasi mekanisme pembiayaan dan strategi investasi yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung konservasi dan pembangunan berkelanjutan. Hasil kajian ini diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan dan perencanaan di tingkat daerah maupun nasional, serta menjadi dasar penguatan pembiayaan konservasi di Indonesia. 

Melalui proyek ini, CSF Indonesia menegaskan perannya dalam menggunakan ekonomi dan keuangan sebagai alat konservasi, membantu mengarahkan investasi agar selaras dengan perlindungan alam, kesejahteraan masyarakat, dan tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia.